Kini bintang tak lagi bersinar terang, langitpun seakan menangis teteskan kepedihan,
Sepi...sunyi...q sendiri, dan tetap menanti walau tak pasti,
Saat derai air mata membasuh luka yang begitu mendalam.
Kau tak pernah pahami arti cinta sejati,
Hanya keindahan sesaat yang kau lihat di gelapnya malam,
dan semua begitu jelas..., seperti menantang gelombang menerjang karang,
Pastilah waktu yang kan menjawab semua kekeliruan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar